Nora

Aku menatapnya dari kejauhan. Seiring kereta kuda ini menjauh, melihat dirinya dengan wajah panik mencariku, sungguh ingin rasanya aku melompat dari kereta kuda ini dan berlari ke arahnya. Memeluknya dengan erat. Menatap wajahnya dan berkata dengan penuh keyakinan: Hei! Aku masih disini! Aku akan selalu di sini. Selalu bersamamu. Tapi, hanya air mata yang mengalir dan mulut yang tetap membisu bila menatap wajahnya. Aku tahu, hal itu tak mungkin terjadi. Aku dan calisto berbeda.

 

Komentar

Postingan Populer