Let Go

Hello there readers, just getting bored before heading to airport to go back to jakarta. It's 1am in balikpapan and my flight is 5.50am.
Well, i'm going to talk about books. A book by Windhy Puspitadewi. A great book. First, delila told me that this book is good. She lends me this book. She tells me about something in this book. Some sentence and i'm interested by these sentence.
"Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya,
Melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.
Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya,
Melainkan karena pertahanannya sudah tidak mampu lagi membendung air matanya.
Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia ingin terlihat lemah,
Melainkan karena dia sudah tidak sanggup berepura-pura kuat."
Then i'm stood in silence. Thinking that sentence is true. I began to read. 1 day full i finished that book. The book that Almost makes me cry. A sad story but what is in that book is true can happen in the real world. And trust me you'll not disappoint after read this.
Here some paperback synopsis. I took it from www.bukabuku.com
Kau tahu apa artinya kehilangan? Yakinlah, kau tak akan pernah benar-benar tahu sampai kau sendiri mengalaminya.
Raka tidak pernah peduli pendapat orang lain, selama ia merasa benar, dia akan melakukannya. Hingga, suatu hari, mau tidak mau, ia harus berteman dengan Nathan, Nadya, dan Sarah. Tiga orang dengan sifat berbeda, yang terpaksa bersama untuk mengurus mading sekolah.
Nathan, si pintar yang selalu bersikap sinis. Nadya, ketua kelas yang tak pernah meminta bantuan orang lain, dan Sarah, cewek pemalu yang membuat Raka selalu ingin membantunya.
Lagi-lagi, Raka terjebak dalam urusan orang lain, yang membuatnya belajar banyak tentang sesuatu yang selama ini ia takuti, kehilangan.
Komentar
Posting Komentar