Warna (3)
Belum sampai pada pelangi
Baru saja mencipta indah
Baru dimulai
Beriring dengan manisnya garis lengkung bibirmu
Juga canda tawa dan kehangatan pelukmu
Dengan nada khas suaramu
Mereka cipta impian dan harapan bersamamu
Namun, kini kembali beradu
Berbaur dengan pekatnya biru
Mencipta kolase dirimu dengan ragu
Sudah... sudah sampai pada kelabu
izzassi, 2018.
(Sebenarnya ini ditulis buat epilog cerpen, tapi aku batal lanjutkan ceritanya)
Komentar
Posting Komentar